Konsep Probabilitas – Aturan Penambahan & Aturan Penggandaan

Sebagian besar siswa mungkin bingung tentang di mana harus menggunakan aturan Penambahan dan aturan Perkalian dalam probabilitas. Artikel ini akan memberi Anda wawasan yang jelas tentang di mana menambahkan dan melipatgandakan Peluang.

Seorang siswa menyelesaikan dua masalah berikut seperti di bawah ini:
Masalah: Seorang anak laki-laki diperbolehkan untuk mengambil nomor acak di antara angka 1 hingga 999. Berapa probabilitas bahwa nomor yang dipilih dapat dibagi oleh 3 atau 5, tetapi tidak keduanya?

Pertama, mari kita cari tahu berapa banyak angka yang dapat dibagi 3. Sederhananya (999/3 = 333).
Jadi probabilitas dari jumlah yang dipilih habis dibagi 3 = 333/999 = 1/3
Kedua, Cari tahu berapa angka yang dapat habis dibagi 5. Ini sederhana (999/5 = 199).
Jadi probabilitas dari jumlah yang dipilih habis dibagi 5 = 199/999
Probabilitas bahwa nomor yang dipilih dapat dibagi dengan 3 atau 5, tetapi tidak keduanya = 1/3 + 199/999 = 532/999. ————— Prinsip Penambahan

Masalah: Koin dan dadu dilemparkan secara bersamaan. Berapa probabilitas bahwa ia akan mendapatkan kepala & tiga secara bersamaan?

Peluang untuk mendapatkan kepala = ½
Peluang mendapatkan tiga = 1/6
Peluang untuk menjadi kepala dan tiga = 1/2 x 1/6 = 1/12 ———— Prinsip Penggandaan.

Mari tahu mengapa dia menggunakan prinsip penambahan dalam masalah 1 dan prinsip multiplikasi dalam masalah 2?

Pendekatannya tergantung pada jenis hubungan peristiwa:

Hubungan Acara ———————— Prinsip yang akan digunakan
Saling Acara Eksklusif ———————- Prinsip penambahan
Acara Independen —————————- Prinsip Multiplikasi

Saling Eksklusif: Katakanlah A & B adalah dua peristiwa dan mereka dikatakan saling eksklusif jika B tidak terjadi ketika A terjadi dan sebaliknya.

Acara Independen: Katakanlah A & B adalah dua peristiwa dan mereka dikatakan independen jika hasil dari acara A tidak memengaruhi hasil acara B dan sebaliknya.

Karena masalah pertama adalah kasus peristiwa yang saling eksklusif yaitu Nomor yang ia pilih dapat dibagi 3 atau 5 tetapi tidak keduanya, ia menggunakan prinsip penambahan.

Karena masalah ke-2 adalah kasus peristiwa independen yaitu lemparan dadu dan lemparan koin adalah peristiwa yang tidak tergantung satu sama lain, ia menggunakan prinsip perkalian.

Artikel ini berasal dari Agen Judi yang merupakan website terpercaya di indonesia ini.