Jalur Pendakian Gunung Gede via Cibodas

Dikutip betwin188 Pendakian Gunung Gede Pangrango through Jalur Cibodas Adalah Jalur Utama Dan Sangat favorit Bagi para pendaki. Lokasi Cibodas ada di kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Untuk menuju basecamp Cibodas atau pintu masuk pendakian Cibodas aksesnya cukup mudah yaitu tinggal menuju  Kebun Raya Cibodas  karena sudah satu arah menuju basecampnya.

Perlu menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum. Karena di daerah kaki gunung Gede Pangrango memiliki cuaca yang dingin maka persiapkan untuk rumah yang memiliki sedari rumah. Tiket masuk menuju Gunung Gede Pangrango Rp 35.000 / orang

Gunung api Gede Pangrango menjadi salah satu gunung favorit para pendaki dan menjadi tujuan wisatawan dari seluruh Indonesia terutama pulau Jawa. Hal tersebut dimaklumi karena gunung Gede Pangrango merupakan Taman Nasional yang isinya adalah alam yang sangat indah dan memiliki kekayaan alam yang dilindungi ditambah lagi lokasi yang dekat dengan kota-kota besar di Jawa Barat seperti Bandung, Jakarta.

Sebelum menuju ke Ciobodas ada banyak sekali warung makan dan tempat tinggal yang bisa dijadikan basecamp sebelum melakukan pendakian

MEMULAI PENDAKIAN
Pos Pendaftaran – Tarentong (15 menit)
Pendaftaran untuk pendakian Gunung Gede-Pangrango dilakukan minimal 30 hari sebelum pendakian. Pemesanan online bisa dilakukan melalui website resmi TNGGP

Mulai awal pendakian kita harus melakukan registrasi ulang pada pos pendaftaran. Jangan lupa cek kelengkapan dan jangan sepelekan, bawalah peralatan yang lengkap dan aman. Dan patuhi semua peraturan yang diberlakukan.

Pos pendaftaran Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Tarentong – Telaga Biru (15 menit)
Perjalanan awal akan banyak konferensi oleh trek batu yang sudah disusun. Karena pada saat itu banyak wisatawan yang bergandengan tangan bolak balik. Mereka biasanya mengunjungi Telaga Biru dan Air Terjun Cibeureum.

30 menit perjalanan awal kita akan bertemu dengan Udara atau telaga kecil yang dinamakan ”  Telaga Biru  “. Biru karena warna airnya kebiru-biruann, efek dari gangga yang ada di dasar dan pinggiran telaga. Dalam perjalanan ini kita akan banyak menjumpai aliran udara.

Telaga Biru

Telaga Biru – Rawa Panyangcangan (20 menit)
Dari Telaga Biru selama perjalanan menuju Rawa Panyangcangan. Cukup 20 menit saja karena jaraknya dekat. Di sini ada sebuah rawa yang dinamakan “Panyangcangan”. Dan Pos Rawa Panyangcangan ini juga menjadi percabangan untuk menuju gunung Gede-Pangrango dan udara terjun Cibeureum.

 

Percabangan cibeureum panyangcangan. Ke kiri untuk pendakian gunung, lurus untuk wisata air terjun Cibeureum.

Rawa Panyangcangan – Rawa Denok 1 (10 menit)
Selanjutnya dari percabangan Rawa Panyangcangan kita akan melewati jalan Rawa yang telah membuat peka rupa yang nyaman untuk dilalui. Jalan tersebut dibuat dari beton.

JALAN BAGUS DI GUNUNG GEDE

Selanjutnya akan melewati pos-pos yang sama dan selepas dari jalan rawa kita akan bertemu dengan jalan bebatuan dan mulai terjal, menanjak, memutar, dan melelahkan yang pasti. Mulai dari sini perlajanan naik gunung sebenarnya dimulai.
Rawa Denok 1 – Rawa Denok 2
Rawa Denok 2 – Bartu Kukus 1
Batu Kukus 1 – Batu Kukus 2
Batu Kukus 2 – Batu Kukus 3
Batu Kukus 3 – Pondok Pemandangan

Jalan batu gunung Gede

Pondok Pemandangan – Air Panas (dari Rawa Denok 1 sampai Air Panas = 2jam 15menit)
Setelah 2 jam perjalanan selepas dari Rawa Denok sampailah kami di Air Panas. Di Pos Udara Panas ini adalah sebuah jalan menembus aliran udara panas dari puncak gunung Gede. Trek yang akan kita lalui sangat ekstrim dan sangat hati-hati karena kita akan berjalan di atas aliran udara yang sempit dan hanya berpegangan dengan seutas tali dan di bawah aliran tersebut adalah jurang yang curam.

Setelah melewati jalan udara panas itu kita akan bertemu dengan tempat penampungan atau di sana ada kolam kecil udara panas, kita bisa berendam kaki di sana. Rasanya luar biasa!